CNIDARIA/COELENTERATA
Ciri Umun
- Hewan bersel banyak (multiseluler)
- Tubuh radial simetris (2 lapisan sel), ectoderm dan endoderm. Diantaranya ada rongga (mesoglea)
- Bentuk seperti tabung (polip) dan seperti mangkok (medusa).
- Di atas tubuh terdapat mulut dan tentakel untuk menangkap mangsa yang bergerak. Tentakel punya sel racun (knidoblast) atau sel penyengat (nematosit).
- Mempunyai rongga besar di tengah-tengah tubuh (gastrovaskuler) yang berfungsi untuk pencernaan.
- Sistem pernafasan dengan cara difusi (seluruh permukaan tubuh), kecuali kelas Anthozoa dan kelas Sifonoglia.
- Sistem syaraf difus (baur).
- Mengalami metagenesis (pergiliran keturunan), vegetatif pada fase polip dan generatif pada fase medusa.
Macam Klasifikasi :
A. HYDROZOA
Ciri-ciri :
Ø Hidup soliter (bebas berdiri sendiri).
Ø Tubuh silindris, yang bersifat flexible (elastis). Panjang ±10-30 mm (Macroscopiao).
Ø Mulut berfungsi sebagai anus. Disekitar terdapat tentakel-tentakel antara 6-10 yang mengelilingi mulut.
Ø Emkiran berfungsi sebagai rongga gastrovaskular.
Ø Seluruh dinding tubuh termasuk tentakelnya terdiri dari lapisan : Epidermis, Mesoglea, dan Gastrodermis.
Macam-macam Hydrozoa :
1. HYDRA

Ciri-cirinya :
Ø Hidup di air tawar, melekatr pada daun-daun atau batang tanman air.
Ø Hewan ini polip yang hidup[ soliter.
Ø Tubuh berbentuk silinder yang dapat dijulurkan memanjang dan dipendekkan.
Ø Hydra berwarna putih.
Ø Panjang tubuhnya rata-rata 1-3mm dengan garis tengah 1mm.
Ø Ujung atas tubuh terdapat mulut (ujung oral).
Ø Mulut dikelilingi oleh 6-10 tentakel, bermuara di rongga gastrovaskuler.
Ø Reproduksi secara vegetatif dengan membentuk kuncup pada sisi tubuhnya.
Ø Reproduksi secara generatif.
Contoh :
~ Hydra Viridis yang berwarna hijau
~ Hydra American yang berwarna kelabu.
2. OBELIA

Ciri-cirinya :
Ø Hidup di laut secara berkoloni.
Ø Tubuhnya berbentuk polip dan medusa.
Ø Hidupnya mengalami metagenesis, yaitu fase hybrid (polip) dengan fase kwal (medusa).
Ø Fase polip yang membentuk koloni disebut koloni hydroid.
Ø Sedang fase seksual disebut gonangium.
Ø Bentuk hidup bebas dengan melayang di dalam air laut.
B. SCYPHOZOA
Ciri-cirinya:
Ø Memilikli bentuk dominant medusa.
Ø Polip bagian atas akan membentuk medusa lalu akan lepas dan melayang di air.
Ø Medusa akan melakukan kawin dan membentuk planula sebagai calon polip.
Contoh : Aurelia aurita (ubur-ubur)
Peranan :
Ø Ubur-ubur dimanfaatkan sebagai bahan pembuat tepung ubur-ubur.
Ø Sebagai bahan kosmetik.
C. ANTOZOA

Ciri-cirinya :
Ø Hidup di laut dengan bentuk polip.
Ø Polip bereproduksi secara aseksual dengan tunas, pembelahan dan fragmentasi.
Ø Reproduksi seksual dengan fertilisasi yang menghasilkan zigot lalu menjadi planula.
Contoh :
a. Anemon laut
~ Metridium marginatum
~ Utricia crasicaris
c. Karang laut
~ Astrangia denae
~ Tubiphora musica
D. CTENOPHORA

Ciri-cirinya:
Ø Tubuhnya mempunyai lapisan mesoderm.
Ø Tidak mempunyai nematokis.
Ø Tentakelnya mengandung zat-zat pelekat untuk menangkap mangsa.
Ø Warna-warni pelangi terlihat di bagian cilia, sepasang alat tubuh mirip rambut yang bergerak serempak saat ubur-ubur berenang di perairan.
Ø Nyala pelangi tersebut tidak dihasilkan sendiri oleh tubuh ubur-ubur seperti hewan Bioluminiscent (hewan yang dapat menghasilkan cahaya yang berwarna-warni dari dalam tubuhnya sendiri), tetapi dari pantulan cahaya yang jatuh ke permukaan cicilia tersebut.
Ø Ctenophora termasuk anggota plankton laut.
Ø Ctenophora sebagian besar melimpah dekat permukaan, tetapi juga terdapat di bagian dalam laut.
Ø Ctenophore tidak mempunyai struktur pernafasan.
Ø Rosette sel, terdiri dari sel cilia gastrodermal double circlet, dikelilingi lubang utama dari terusan gastrovaskular ke mesoglea.
Ctenophora dibedakan atas 2 subkelas, yaitu :
1. Subkelas Tentacula
2. Subkelas Cydippida



