Laman

Minggu, 11 April 2010

cnidaria


CNIDARIA/COELENTERATA

Ciri Umun

  1. Hewan bersel banyak (multiseluler)
  2. Tubuh radial simetris (2 lapisan sel), ectoderm dan endoderm. Diantaranya ada rongga (mesoglea)
  3. Bentuk seperti tabung (polip) dan seperti mangkok (medusa).
  4. Di atas tubuh terdapat mulut dan tentakel untuk menangkap mangsa yang bergerak. Tentakel punya sel racun (knidoblast) atau sel penyengat (nematosit).
  5. Mempunyai rongga besar di tengah-tengah tubuh (gastrovaskuler) yang berfungsi untuk pencernaan.
  6. Sistem pernafasan dengan cara difusi (seluruh permukaan tubuh), kecuali kelas Anthozoa dan kelas Sifonoglia.
  7. Sistem syaraf difus (baur).
  8. Mengalami metagenesis (pergiliran keturunan), vegetatif pada fase polip dan generatif pada fase medusa.

Macam Klasifikasi :

A. HYDROZOA

Ciri-ciri :

Ø Hidup soliter (bebas berdiri sendiri).

Ø Tubuh silindris, yang bersifat flexible (elastis). Panjang ±10-30 mm (Macroscopiao).

Ø Mulut berfungsi sebagai anus. Disekitar terdapat tentakel-tentakel antara 6-10 yang mengelilingi mulut.

Ø Emkiran berfungsi sebagai rongga gastrovaskular.

Ø Seluruh dinding tubuh termasuk tentakelnya terdiri dari lapisan : Epidermis, Mesoglea, dan Gastrodermis.

Macam-macam Hydrozoa :

1. HYDRA

Ciri-cirinya :

Ø Hidup di air tawar, melekatr pada daun-daun atau batang tanman air.

Ø Hewan ini polip yang hidup[ soliter.

Ø Tubuh berbentuk silinder yang dapat dijulurkan memanjang dan dipendekkan.

Ø Hydra berwarna putih.

Ø Panjang tubuhnya rata-rata 1-3mm dengan garis tengah 1mm.

Ø Ujung atas tubuh terdapat mulut (ujung oral).

Ø Mulut dikelilingi oleh 6-10 tentakel, bermuara di rongga gastrovaskuler.

Ø Reproduksi secara vegetatif dengan membentuk kuncup pada sisi tubuhnya.

Ø Reproduksi secara generatif.

Contoh :

~ Hydra Viridis yang berwarna hijau

~ Hydra American yang berwarna kelabu.

2. OBELIA

Ciri-cirinya :

Ø Hidup di laut secara berkoloni.

Ø Tubuhnya berbentuk polip dan medusa.

Ø Hidupnya mengalami metagenesis, yaitu fase hybrid (polip) dengan fase kwal (medusa).

Ø Fase polip yang membentuk koloni disebut koloni hydroid.

Ø Sedang fase seksual disebut gonangium.

Ø Bentuk hidup bebas dengan melayang di dalam air laut.

B. SCYPHOZOA


Ciri-cirinya:

Ø Memilikli bentuk dominant medusa.

Ø Polip bagian atas akan membentuk medusa lalu akan lepas dan melayang di air.

Ø Medusa akan melakukan kawin dan membentuk planula sebagai calon polip.

Contoh : Aurelia aurita (ubur-ubur)

Peranan :

Ø Ubur-ubur dimanfaatkan sebagai bahan pembuat tepung ubur-ubur.

Ø Sebagai bahan kosmetik.

C. ANTOZOA

Ciri-cirinya :

Ø Hidup di laut dengan bentuk polip.

Ø Polip bereproduksi secara aseksual dengan tunas, pembelahan dan fragmentasi.

Ø Reproduksi seksual dengan fertilisasi yang menghasilkan zigot lalu menjadi planula.

Contoh :

a. Anemon laut

~ Metridium marginatum

~ Utricia crasicaris

c. Karang laut

~ Astrangia denae

~ Tubiphora musica

D. CTENOPHORA

Ciri-cirinya:

Ø Tubuhnya mempunyai lapisan mesoderm.

Ø Tidak mempunyai nematokis.

Ø Tentakelnya mengandung zat-zat pelekat untuk menangkap mangsa.

Ø Warna-warni pelangi terlihat di bagian cilia, sepasang alat tubuh mirip rambut yang bergerak serempak saat ubur-ubur berenang di perairan.

Ø Nyala pelangi tersebut tidak dihasilkan sendiri oleh tubuh ubur-ubur seperti hewan Bioluminiscent (hewan yang dapat menghasilkan cahaya yang berwarna-warni dari dalam tubuhnya sendiri), tetapi dari pantulan cahaya yang jatuh ke permukaan cicilia tersebut.

Ø Ctenophora termasuk anggota plankton laut.

Ø Ctenophora sebagian besar melimpah dekat permukaan, tetapi juga terdapat di bagian dalam laut.

Ø Ctenophore tidak mempunyai struktur pernafasan.

Ø Rosette sel, terdiri dari sel cilia gastrodermal double circlet, dikelilingi lubang utama dari terusan gastrovaskular ke mesoglea.

Ctenophora dibedakan atas 2 subkelas, yaitu :

1. Subkelas Tentacula

2. Subkelas Cydippida

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

yang baik aja ya sob.